Showing posts with label sajak. Show all posts
Showing posts with label sajak. Show all posts

Thursday, 30 June 2011

insan

insan,
seketika aku terleka dari menjaga pandangan,
kau ku temui sebagai kenalan,
saat syaitan mula membisikkan,
kenalan berubah menjadi teman,
ku sangkakan kau lah bakal pasangan,
setiap hari berhubungan,
demi mengekalkan pertalian..

sesaat, kau diberikan kesedaran,
antara kita jangan ada harapan,
sebagai kawan,
jangan berlebih dalam perhubungan,
mungkin kau inginkan perubahan,
hubungan tercipta atas landasan keagamaan,
bukan kerana nafsu keduniaan...

hidup mula bertemankan kesedihan,
kerinduan dari kejauhan,
seorang sahabat hadir memberi peringatan,
andai kita dalam kesesatan,
dan Allah berikan kesedaran,
segeralah berlari mengejar kebenaran,
itulah tanda ujian dari Tuhan,
atas tahap keimanan insan.

Wednesday, 29 June 2011

abah, bapa dan abi

abah,
sering saja kita berbalah,
walaupun sebab tak munasabah,
abah tetap tak nak kalah,
saya tetap tak mengaku salah,
walau selalu buat abah marah,
abah tetap hantar ke sekolah,
abah jemput balik rumah,
hari anugerah,
abah jarang datang sekolah,
abah sibuk nak bagi hidup mewah...

bapa,
anakmu dah remaja,
masuk sekolah agama,
nak berdikari, tinggal kat asrama,
5 tahun duduk sana,
masa tu kita jarang jumpa,
nak berbalah pun dah takde masa,

abi,
anakmu sambung belajar lagi,
jauh, kena guna feri,
kita jumpa sebulan sekali,
itupun kalau ada cuti,
kalau tak, datanglah sini...

abah, bapa atau abi,
sekarang dah masuk ipt,
tempat ni jauh sekali,
kena guna flight dua kali,
baru sampai sini,
nak jumpa 4 bulan sekali,
semalam kita gaduh lagi,
saya nak, tapi abi tak bagi,
sedih berhari-hari,
abi sampai hati,
saya remaja lagi,mudah terasa hati,
walau apa pun, abi tetap yang terbaik di hati ini,
terima kasih abi

Sunday, 26 June 2011

perempuan

perempuan,
melenturnya perlukan kelembutan,
membentuknya perlu kebijaksanaan,
keyakinan dan pernghargaan,
tanpa jemu dan bosan,
memimpin tangan, menunjuk jalan,
kerana kerenahnya menguji kesabaran,

perempuan,
dirinya terancam kerana fitnah,
sucinya perlu tabah,
cintanya tak boleh berubah,
tidak terpadam dengan helah,
jiwanya penuh resah,
kerana ayat dusta yang melapah,

perempuan,
perlu teguh kakinya,
mantap iman mengunci jiwa,
dalam pertarungan yang lama,
dalam perjalanan mengenali Tuhannya,
dalam perjuangan mencapai cinta,
nikmat hakiki seorang hamba,
dari Allah yang Maha Pencipta,
dari Allah yang mengurnia,
dialah hadiah istimewa dunia

perempuan,
moga pulang dalam kecintaan,
redha dalam keredhaan,
dan penuh kebahagiaan,
moga Ar-Rahman melindungi,
merahmati dan merestui,
menuju cintaNya yang hakiki,
yang kekal abadi

Saturday, 25 June 2011

gadis itu

seorang gadis itu,
lembut fitrah tercipta,
manis tutur kata,
telus wajahnya
setelus rasa membisik jiwa,
di matanya cahaya,
bertakung air sehangat cinta,
sejernih suka, sedalam duka,
ceritera hidupnya...
hatinya penuh manja,
penuh kasih sayang semuanya,
cinta untuk diberi, kasih untuk dirasa...
namun manjanya bukan untuk semua,
kadang lemah dengan ujian dunia,
bisa kuat tabah meyokong pahlawan Agama...
begitu unik tercipta,
lembutnya bukan lemah tapi kuasa,
menggoncang dunia tak kira masa...

seorang gadis itu,
teman yang setia,
buat Adam dialah Hawa,
tetap teguh menongkah arus dunia,
hingga mngecap nikmatNya...
seteguh khadijah jadi impiannya,
tabah dan tenang sikapnya,
bijaksana ia
menyimpan ilmu si teman bicara,
dialah Aisyah penyeri taman Rasulullah,
dialah Hafsah penyimpan mashaf pertama kalamullah...

seorang gadis itu,
perlu ada yang membela,
agar ia terdidik jiwa agar ia terpelihara,
dengan cinta Rabbnya dengan rindu Rasulnya,
dengan yakin Deennya, dengan teguh aqidahnya,
dengan utuh cinta yang terutama,
Allah dan juga RasulNya
dalam ketaatan penuh setia,
pemelihara maruah dirinya,
agama, keluarga dan ummahnya....

Saturday, 18 June 2011

hanya padaMu

mendung berlalu pergi,
suria sinari alam ini
meniti hari-hari
ku lemas dalam keresahan hati
titisan embun pagi
hilang ditelan hari
bunga yang berduri
takut untuk didekati
Ya Rabbi
tunjukkan aku jalan hakiki
duri onak akan kuharungi
dengan ketulusan hati
berikan ku kekuatan hati
untuk menempuh ranjau duniawi
agar dapatku menghayati
dan terus sujud pada Ilahi
restuilah langkah ini
padaMu kuserahkan diri
jiwa raga ke sisi
hanya padaMu ya Rabbi

Wednesday, 15 June 2011

buatmu teman

teman,
di daerah penuh kesepian
kita saling berkenalan
di bawah bumbung pusat pengajian
di situlah bermulanya pertemuan
bulan berganti bulan
semakin akrab tali persahabatan
hari-hari ku penuh kegembiraan
diselaputi dengan gurauan
gelak tawa dan usikan
sering kau lakukan
menghibur hati yang kadang kesedihan

namun
tiba saat perpisahan
kau terpaksa meninggalkanku keseorangan
di medan penuh ujian
dengan ucapan selamat tinggal teman
petang mula diiringi hujan
inilah takdir Tuhan
yang mampu membuat perubahan
pada segala perancangan
semoga engkau diberikan kekuatan
menghadapi liku kehidupan